Rupiah Lesu ke Rp14.025 pada Hari Pertama PPKM Jawa-Bali

Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.025 per dolar AS pada Senin (11/1) pagi. Posisi tersebut melemah 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di level Rp14.020 per dolar AS.

Pagi ini, rupiah melemah bersama mayoritas mata uang di kawasan Asia lainnya. Kondisi ini ditunjukkan oleh yen Jepang turun 0,22 persen, dolar Singapura melemah 0,32 persen, dolar Taiwan melemah 0,07 persen, dan won Korea Selatan berkurang 0,72 persen.

Selanjutnya, peso Filipina melemah 0,05 persen, yuan China berkurang 0,13 persen, ringgit Malaysia turun 0,32 persen, dan baht Thailand turun 0,10 persen. Sedangkan, rupee India berhasil menguat 0,11 persen dan dolar Hong Kong naik 0,02 persen terhadap dolar AS.

Serupa itu, mayoritas mata uang di negara maju kompak lesu di hadapan dolar AS. Tercatat, poundsterling Inggris turun 0,41 persen, dolar Australia melemah 0,61 persen, dolar Kanada berkurang 0,32 persen, dan franc Swiss turun 0,35 persen.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan pelemahan rupiah dipicu oleh pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali mulai hari ini hingga 25 Januari 2020 mendatang. PPKM Ja”Ada sedikit kendala atau tekanan untuk rupiah yang dikhawatirkan pasar karena masih melonjaknya kasus covid-19 dan kebijakan PSBB ketat di DKI Jakarta, Pulau Jawa, dan Bali,” ucapnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/1).

Namun, ia memperkirakan pergerakan rupiah ke depan masih baik akibat ditopang masuknya aliran modal asing (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia. Kondisi ini sudah berlangsung sejak pekan lalu.

“Ditopang juga penguatan dari Indeks Harga Saham Gabungan, terutama dari saham-saham emiten farmasi. Termasuk, pasar obligasi mulai meningkat,” ujarnya.

Ia meramal mata uang Garuda hari ini bergerak di kisaran Rp13.850 hingga Rp14 ribu per dolar AS.wa-Bali merupakan aturan baru pengganti istilah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Aturan ini diterapkan sejumlah daerah dengan tingkat penyebaran covid-19 tinggi. Meliputi, seluruh DKI Jakarta serta 23 kabupaten/kota di Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur, Banten hingga Bali.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Fin.co.id

 

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *