Race to Olympics Dimulai, Tim Badminton Indonesia Malah Lunglai

Indonesia kembali hampa gelar di seri turnamen BWF Tour, kali ini di Thailand Open. Dengan demikian performa Tim Badminton Indonesia justru terbilang lunglai saat race to Olympics sudah dimulai.

Race to Olympics dimulai pada Mei namun untuk turnamen level atas baru digelar sejak Sudirman Cup, Malaysia Masters, dan Thailand Open. Dalam dua turnamen tersebut, pemain-pemain Indonesia harus gigit jari lantaran tidak ada yang membawa pulang gelar juara.

Di Malaysia Masters, catatan terbaik ditorehkan oleh Gregoria Mariska. Gregoria mampu menembus babak final tetapi kalah dari Akane Yamaguchi. Di Thailand Open, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri jadi satu-satunya pemain yang lolos ke final tetapi mereka tumbang di hadapan Liang Weikeng/Wang Chang.

Kondisi tanpa gelar di dua turmamen beruntun ini bisa jadi peringatan penting bagi pemain-pemain Indonesia. Di pekan ini, BWF Tour kembali digelar di Singapore Open.

Singapore Open merupakan turnamen kategori Super 750 sehingga poin yang diperebutkan pun lebih banyak dibandingkan Malaysia Masters dan Thailand Open yang merupakan Super 500.

Di Singapore Open, sejumlah pemain yang sempat memilih absen di Thailand Open akan kembali berlaga. Jonatan Christie, Gregoria Mariska, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto adalah sejumlah nama yang kembali turun bermain di pekan ini.

Pengumpulan poin menuju Olimpiade akan berakhir di akhir April 2024. Maksimal tiap negara bisa mengirim dua wakil per nomor.

Namun untuk bisa mengirim dua wakil, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi. Untuk nomor tunggal, dua pemain harus berada di 16 besar ranking Race to Olympics. Sedangkan untuk nomor ganda, dua pasang ganda tersebut harus berada di 8 besar Race to Olympics.

Dengan kondisi tersebut, otomatis pemain-pemain Indonesia harus bisa meraih banyak poin di turnamen-turnamen berikutnya bila ingin masuk zona lolos menuju Paris 2024. Terlebih bila PBSI dan Indonesia berharap bisa mengirim jumlah maksimal 10 wakil alias dua wakil per sektor.

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *