Harga Emas Dunia Tergelincir di Bawah USD1.800/Ons

Harga emas merosot pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), berbalik melemah dari keuntungan sesi sebelumnya menjadi kembali berada di bawah level psikologis USD1.800, tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah.

Dikutip dari Antara, Selasa, 20 Desember 2022, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange tergelincir USD2,50 atau 0,14 persen menjadi ditutup pada USD1.797,70 per ons, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di USD1.808,60 dan terendah di USD1.793,20.

Emas berjangka terangkat USD12,4 atau 0,69 persen menjadi USD1.800,20 pada Jumat, 16 Desember 2022, setelah anjlok USD30,90 atau 1,7 persen menjadi USD1.787,80 pada Kamis, 15 Desember 2022, dan jatuh USD6,80 atau 0,37 persen menjadi USD1.818,70 pada Rabu, 14 Desember 2022.

Dolar AS sedikit menguat pada perdagangan Senin, 19 Desember 2022 karena pelaku pasar menilai kemungkinan resesi global di tengah pengetatan kebijakan bank sentral. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,03 persen menjadi 104,7320.

Pasar mencerna sinyal bank-bank sentral yang hawkish dan meningkatnya risiko resesi, terutama karena bank sentral utama termasuk Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa mengisyaratkan bahwa suku bunga akan naik lebih jauh tahun depan.

Sementara prospek kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Fed menguntungkan harga emas dalam beberapa pekan terakhir, masih diperdagangkan turun sekitar satu persen untuk tahun ini. Emas juga jauh di bawah puncak yang dicapai selama awal invasi Rusia ke Ukraina, setelah melepaskan sebagian besar status safe haven-nya terhadap dolar.

National Association of Home Builders (NAHB) melaporkan Indeks Pasar Perumahan NAHB/Wells Fargo turun dua poin menjadi 31 pada Desember, jauh dari perkiraan rata-rata 34 di antara para ekonom, sehingga memberikan dukungan terhadap emas.

Para analis pasar percaya pasar berada dalam sikap bersahabat terhadap emas. Terlepas dari kenyataan reli baru-baru ini mulai memudar, emas masih dalam posisi yang baik secara teknis.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 12,9 sen atau 0,55 persen menjadi ditutup pada USD23,199 per ons. Platinum untuk pengiriman Januari merosot USD12,3 atau 1,23 persen menjadi berakhir pada USD987,70 per ons.

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Big Alpha

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *