Korut Kekeringan dan Penduduknya Terancam Kelaparan

Korea Utara dilaporkan mengalami kekeringan ekstrem tahun ini. Hal itu terjadi karena curah hujan dan salju yang minim, dan bisa membuat negara itu terancam krisis pangan dan kelaparan.

Seperti dilaporkan kantor berita Korea Utara, KCNA, sejak Januari sampai Mei tahun ini curah hujan dan salju yang turun hanya 54,4 milimeter. Kondisi ini seperti mengulang kejadian pada 1982 silam.

Seperti dilansir AFP, Rabu (15/5), kondisi ini mengundang keprihatinan negara tetangga Korut, Korea Selatan. Mereka menyatakan akan mengirim bantuan pangan ke Korut sesegera mungkin untuk mencegah bencana kelaparan.

Badan Pangan Dunia (WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan produksi pangan Korea Utara mencapai rekor terendah dalam satu dekade belakangan. Menurut Laporan Kebutuhan dan Prioritas PBB, produksi pangan Korut pada 2018 hanya mencapai 4,95 juta ton, menurun 500 ribu ton dari tahun sebelumnya.

Menurut Kementerian Penyatuan Korea, mereka harus mengirim bantuan pangan pada Mei sampai September.

Sedangkan menurut prediksi Palang Merah Dunia, ancaman kekeringan di Korut akan berdampak buruk terhadap anak-anak serta ibu hamil dan menyusui.

“Sebelum kekeringan, satu dari lima anak usia di bawah lima tahun di Korut mengalami gizi buruk karena kekurangan nutrisi. Kami prihatin anak-anak ini tidak bisa bertahan dengan keadaan itu,” demikian pernyataan Palang Merah Dunia.

 

 

 

 

sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *