Meski Laba Turun, Keuangan Pertamina Dinilai Tetap Sehat

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas N Zubir menilai, keuangan PT Pertamina (Persero) tetap sehat meskipun mengalami penurunan laba. Laba yang berkurang pada tahun ini, kata Inas, karena adanya subsidi BBM yang belum disesuaikan dengan pergerakan harga ICP (minyak mentah Indonesia). “Jika pemerintah sudah melakukan penyesuaian, maka keuangan Pertamina bisa terkoreksi lebih baik,” kata Inas, kemarin. Inas menjelaskan laba bersih Pertamina turun dari 3,15 miliar dolar di 2016 menjadi 2,4 miliar dolar di 2017 atau Rp 36,4 triliun (kurs Rp 13.500 per dolar AS.

Penurunan laba sebesar 23 persen itu karena belum adanya penyesuaian harga BBM jenis premium dan solar. Dia mengatakan, sesuai pasal 66 UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, pemerintah dapat menugaskan Pertamina untuk menjalankan PSO. Berdasarkan pasal itu juga, apabila tugas PSO tersebut tidak feasible maka pemerintah harus memberikan kompensasi sesuai biaya yang dikeluarkan oleh BUMN yang ditugasi. Namun, kata Inas, sebagai kompensasi atas kerugian Pertamina, pemerintah sudah memberikan 12 blok migas yang bisa menjadi pegangan Pertamina dalam menjaga produksi.

Selain menjaga produksi, dari produksi minyak 12 Blok tersebut, maka Pertamina bisa mendongkrak pendapatan. “Sehingga produksi migas Pertamina secara nasional meningkat dari 21 persen pada tahun 2017 menjadi 35 persen pada April 2018, dan setelah terminasi blok Rokan pada tahun 2021, maka Pertamina akan menjadi tuan di negerinya sendiri dengan menguasai 62 persen produksi nasional,” ujar Inas. Inas menjelaskan dengan kenaikan produksi nyaris tiga kali lipat tersebut, maka PSO akan menjadi feasible “Sedangkan untuk kompensasi solar, pemerintah sudah menaikkan subsidi dari Rp 500 per liter menjadi Rp 2.500 per liter,” ujar Inas.

 

 

 

 

Sumber Berita : republika.co.id
Sumber foto : Nusantara.news

 

 

[social_warfare buttons = “Facebook, Pinterest, LinkedIn, Twitter, Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *