Dolar AS Tak Bernyali Menguat di Hadapan 6 Mata Uang Utama

Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), karena pelaku pasar menilai tekanan baru-baru ini pada sistem keuangan. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,26 persen menjadi 102,8484.

Mengutip Xinhua, Selasa, 28 Maret 2023, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0796 dibandingkan dengan USD1,0760 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,2289 dibandingkan dengan USD1,2227 pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 131,57 yen Jepang, lebih tinggi dari 130,76 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9157 franc Swiss dari 0,9197 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3650 dolar Kanada dari 1,3741 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,3774 Kronor Swedia dari 10,4269 Kronor Swedia.

Wall Street beragam

Di sisi lain, Wall Street beragam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB). Indeks S&P 500 sedikit menguat karena kesepakatan untuk pembelian aset Silicon Valley Bank (SVB) membantu meningkatkan saham bank, sementara penurunan saham terkait teknologi membatasi kenaikan.

Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 194,55 poin atau 0,6 persen, menjadi 32.432,08. Indeks S&P 500 terkerek 6,54 poin atau 0,16 persen menjadi 3.977,53. Indeks Komposit Nasdaq merosot 55,12 poin atau 0,47 persen menjadi 11.768,84.

Sebanyak delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing terdongkrak 2,1 persen dan 1,4 persen, melampaui yang lainnya. Sementara itu, sektor jasa komunikasi dan teknologi masing-masing turun 1,08 persen dan 0,85 persen, dua kelompok dengan kinerja terburuk.

Sektor perbankan tetap menjadi fokus di Wall Street. Saham JPMorgan Chase & Co naik 2,9 persen dan Bank of America bertambah 5,0 persen. Keduanya berada di antara saham yang memberi S&P 500 dorongan terbesar pada Senin waktu setempat.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Viva

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *