31 Orang Tewas dalam Serangan Udara Turki di Suriah

Setidaknya 31 orang tewas dan 40 lainnya terluka atau hilang setelah serangan udara Turki menghantam pos-pos Kurdi di timur laut Suriah, kata kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), Minggu, 20 November 2022.

Kementerian Pertahanan Turki mengonfirmasi pada Minggu pagi bahwa pihaknya telah melakukan serangan udara sejak tengah malam di pangkalan-pangkalan militan Kurdi di Suriah dan Irak utara.

Serangan itu menargetkan pangkalan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan milisi Unit Pertahanan Rakyat Kurdi Suriah (YPG), ucap Kemenhan Turki dalam sebuah pernyataan. SOHR mengatakan, 25 serangan udara menghantam daerah-daerah di bawah kendali Pasukan Demokratik Suriah (SDF) di pedesaan Kobane dan Aleppo.

SOHR menambahkan, Turki memperbarui serangannya pada Minggu pagi di daerah Kurdi di pedesaan Kobane. SOHR yang berbasis di Inggris, yang mendokumentasikan perang saudara Suriah selama 11 tahun, melaporkan bahwa posisi tentara Suriah juga telah terkena serangan Turki.

Kepala SDF, Mazloum Abdi, menuliskan via Twitter bahwa serangan Turki mengancam seluruh wilayah.

“Pengeboman ini tidak menguntungkan pihak mana pun. Kami melakukan segala upaya untuk menghindari bencana besar. Jika perang meletus, semua akan terpengaruh,” ungkapnya, dikutip dari laman Miami Herald.

Dalam sebuah pernyataan sesudahnya, SDF bersumpah untuk mempertahankan wilayah mereka dari serangan Turki. “Kami akan merespons secara efektif dan efisien pada waktu dan tempat yang tepat,” katanya.

Televisi pemerintah Suriah mengonfirmasi serangan Turki. Menurut media pemerintah, setelah serangan udara oleh militer Turki terhadap posisi milisi Kurdi, terjadi tembakan roket di Turki dekat perbatasan Suriah.

Seorang tentara dan empat petugas polisi terluka di kota Kilis, Turki, menurut laporan kantor berita Anadolu. Roket itu ditembakkan YPG.

SOHR dan aktivis Kurdi mengatakan kepada media dpa bahwa pangkalan militer Turki di wilayah Aleppo Suriah telah ditembaki. Dikatakan bahwa itu adalah tindakan pembalasan atas serangan Turki.

Serangan udara terjadi sepekan setelah serangan bom di Istanbul, yang menewaskan enam orang dan melukai lebih dari 80 orang. Turki menyalahkan YPG dan PKK atas pengeboman. PKK membantah tuduhan tersebut.

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *