Balik Arah, Dolar AS Unggul dari 6 Mata Uang Utama

Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat tipis pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB). Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,09 persen menjadi 112.1310, menyusul penurunan 1,13 persen di sesi sebelumnya.

Mengutip Xinhua, Rabu, 19 Oktober 2022, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD0,9853 dibandingkan dengan USD0,9850 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,1317 dibandingkan dengan USD1,1363 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,6295 dari USD0,6294.

Sedangkan dolar AS dibeli 149,19 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 148,89 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9951 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9957 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3780 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3721 dolar Kanada.

Sementara itu, saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu pagi WIB). Hal itu karena laporan keuangan perusahaan yang positif dan data pabrik yang lebih baik dari perkiraan memicu reli pengambilan risiko di tengah penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 337,98 poin atau 1,12 persen menjadi 30.523,80. Indeks S&P 500 bertambah 42,03 poin atau 1,14 persen menjadi 3.719,98. Indeks Komposit Nasdaq terdongkrak 96,60 poin atau 0,90 persen, menjadi 10.772,40.

Semua 11 sektor utama S&P 500 berakhir di wilayah positif, dengan sektor industri dan material masing-masing melonjak 2,36 persen dan 1,91 persen, memimpin keuntungan. Saham Goldman Sachs meningkat 2,33 persen setelah bank investasi itu memberikan hasil kuartalan yang lebih kuat dari perkiraan.

Perusahaan obat dan produk konsumen AS Johnson & Johnson juga melaporkan laba dan penjualan kuartal ketiga yang melampaui ekspektasi, namun sahamnya tergelincir 0,4 persen. Dari perusahaan-perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan hasil keuangannya sejauh ini, sekitar 70 persen telah mengalahkan perkiraan laba, dan 63 persen mengalahkan perkiraan pendapatan.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Media Pakuan

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *