Dolar AS Menguat Tipis di Tengah Rilis Data Ekonomi Terbaru

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada akhir perdagangan Kamis (23/4/2020) waktu setempat karena para pelaku pasar mencermati sejumlah rilis data ekonomi yang suram.

Mengutip Xinhua, Jumat (24/4/2020) indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,04 persen pada 100,4358 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0785 dolar AS dari 1,0820 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2354 dolar AS dari 1,2315 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6385 dolar AS dari 0,6321 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,60 yen Jepang, lebih rendah dari 107,71 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9761 franc Swiss dari 0,9721 franc Swiss, dan jatuh menjadi 1,4047 dolar Kanada dari 1,4185 dolar Kanada.

Sementara itu, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, tercatat 4,427 juta dalam pekan yang berakhir 18 April, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis. Perusahaan-perusahaan sektor swasta di AS melaporkan penurunan kinerja dalam aktivitas bisnis pada April. Perusahaan-perusahaan sektor manufaktur dan jasa mencatat penurunan produksi di tengah pandemi virus corona, menurut sebuah laporan oleh penyedia informasi global yang berbasis di London, IHS Markit, Kamis.

IHS Markit Flash Indeks Pembelian Manajer Manufaktur (PMI) manufaktur AS turun menjadi 36,9 pada April dari 48,5 pada Maret, sementara Flash PMI jasa AS merosot ke 27 bulan ini dari Maret 39,8.

 

 

 

 

Sumber : inews.id
Gambar : International Investor Club

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *