The Fed Beri Sinyal Kurangi Agresivitas Kenaikan Suku Bunga

Kabar mengejutkan datang dari bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (Fed). Ketua Fed, Jerome Powell memberikan sinyal tidak akan terlalu agresif menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate/FFR).

Dilansir CNBC, Kamis (29/11/2018), Powell mengatakan, suku bunga acuan bank sentral saat ini mendekati level netral. Pernyataan Powell kali ini berbeda dengan yang diucapkannya dalam dua bulan terakhir.

“Suku bunga masih rendah secara historis, dan tetap di bawah perkiraan pada kisaran yang netral bagi ekonomi, sehingga tidak mempercepat ataupun memperlambat pertumbuhan,” kata Powell dalam Forum Ekonomi New York.

Pernyataan Powell dimaknai pasar bahwa The Fed mulai melunak. Posisi moneter bank sentral tersebut dinilai mulai berubah dari “hawkish” menjadi “dovish”. Pasar sebelumnya melihat langkah “hawkish” The Fed berpotensi mengerem laju pertumbuhan ekonomi AS.

Akibatnya, bursa Wall Street tertekan dalam beberapa bulan terakhir. Dengan pernyataan Powell, bursa AS dini hari tadi ditutup naik tajam hingga 618 poin. Di saat yang bersamaan, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah berangsur turun.

Meski begitu, Powell menegaskan, The Fed belum akan mengubah kebijakan moneter.

“Belum ada perubahan kebijakan. Kami akan terus memantau data ekonomi dan finansial yang akan dirilis nanti. Seperti biasanya, keputusan kami soal kebijakan moneter dibuat untuk menjaga ekonomi pada jalurnya di tengah perubahan prospek lapangan kerja dan inflasi,” tuturnya.

 

 

 

 

Sumber : inews.id
Gambar : FXStreet

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *