Jatuh Bangun Keisya Levronka hingga Rilis Album Perdana

Setelah tereliminasi di babak Top 12 Indonesian Idol X pada akhir 2019, Keisya Levronka mantap meniti karier di dunia musik.

Bukan hal mudah bagi Keisya ketika mengawali langkahnya menjadi penyanyi profesional. Dia pernah menghadapi kritik tajam bahkan bullying dengan lagunya yang viral, “Tak Ingin Usai”.

Kini Keisya akhirnya merilis album perdananya, Levronka, serta menceritakan jatuh bangunnya.

“Sama kayak perjalanan kita enggak ada yang tahu dibawa ke mana,” imbuhnya

Konsep air juga dipakai untuk pemotretan foto sampul album perdananya, Levronka.

Keisya mengatakan, album perdananya ini sangat personal.

“Aku ingin album pertama ini sangat dekat dengan aku,” ucapnya.

Ia memakai warna biru di box set albumnya karena menyukai warna tersebut. Jenis tulisan judul di albumnya bernuansa aksara Jawa, sesuai dengan akar budayanya.

Album tersebut berisi dua lagu baru dan enam single yang telah dirilis sebelumnya. Salah satu lagu baru tersebut adalah “Better On My Own” yang lirikya berbahasa Inggris.

Usai konferensi pers Keisya menghibur awak media dengan bernyanyi.

Saat hendak menyanyikan lagu “Tak Ingin Usai”, Keisya menangis. Seperti diketahui, pada Juni tahun 2022 Keisya sempat dicibir karena gagal mencapai nada tinggi di lagu tersebut.

“Huh mau nangis ha ha ha sudah nangis,” ucap Keisya Levronka sambil menghela napas.

Keisya berujar, ia bertahan dari bullying memborbardir dirinya tahun lalu dan akhirnya bisa merilis album perdana.

“Bayangin aja (umur) 19 tahun, di-bully satu dunia, bukan satu kota ya, bukan di sekolah doang. Ini kayak satu Indonesia, satu dunia,” ujarnya.

Tetapi ia bersyukur diberi jalan seperti itu karena jika tidak, ia tidak akan ada di sini tanpa perjalanan dan proses itu.

Keisya mengaku ia sampai berkonsultasi ke psikolog gara-gara bullying tersebut.

“Sempat banget (konsultasi), aku kayak orang gila. Aku sempat konsultasi juga karena ternyata yang aku alamin itu membekas banget,” ungkap Keisya.

Ada beberapa hal yang memicu traumanya. Salah satunya ingatan visual tentang orang-orang di sekitarnya saat insiden menyanyi itu terjadi.

Sehingga ketika ia meilihat orang dengan ciri yang sama di tempat yang baru, ia kembali teringat pengalaman buruk itu.

Keisya menuturkan konsultasi ke psikolog sangat bermanfaat untuknya.

Sebagai informasi, Keisya Levronka lahir di Malang, Jawa Timur, pada 2 Februari 2003.

Kini Keisya Levronka berada di naungan label Universal Music Indonesia.

 

 

Sumber : kompas.com
Gambar : Kompas.com

 

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *