Investor Wait and See, Harga Emas Koreksi Dulu

Harga emas kembali tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kerugian hari ketiga berturut-turut, karena para pedagang menunggu lebih banyak isyarat tentang ekonomi AS dari data inflasi utama yang akan dirilis hari ini.

Dikutip dari Antara, Selasa, 14 Februari 2023, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Divisi Comex New York Exchange, merosot USD11 atau 0,59 persen menjadi USD1.863,50 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tingkat tertinggi sesi USD1.877,20 dan terendah USD1.860,80.

Investor menyesuaikan posisi di tengah kegugupan menjelang Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan dirilis pada Selasa waktu setempat, karena gambarannya akan menjadi lebih jelas setelah data inflasi Januari dirilis.

Pembacaan indeks harga konsumen Selasa diperkirakan akan menjelaskan lebih lanjut di mana suku bunga berpotensi mencapai puncaknya di AS. Sementara inflasi diperkirakan akan turun lebih jauh pada Januari dari bulan sebelumnya, namun masih dalam tren di tingkat yang relatif tinggi.

Ekspektasi pasar adalah Federal Reserve AS akan terus menaikkan suku bunga, mendorong suku bunga di atas 5,0 persen dalam beberapa bulan mendatang, kemudian mempertahankannya hingga setidaknya 2024. Beberapa bahkan bertaruh bahwa suku bunga dapat bergerak lebih tinggi hingga 6,0 persen atau lebih.

Kenaikan suku bunga menjadi pertanda buruk bagi emas dan aset-aset lain yang tidak memberikan imbal hasil. Penguatan dolar, yang diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi, juga membuat logam kuning lebih mahal untuk pembeli dengan mata uang lainnya.

Dolar AS merosot

Sementara itu, dolar AS merosot pada perdagangan Senin, 13 Februari 2023, ketika para pelaku pasar menunggu laporan inflasi utama dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,26 persen menjadi 103,3630, memberikan dukungan terhadap emas.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 22,3 sen atau 1,01 persen, menjadi USD21,852 per ounce. Platinum untuk pengiriman April terangkat USD7,60 atau 0,8 persen menjadi USD959,40 per ounce.

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Okezone Economy

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *