Pelemahan Dolar AS Angkat Rupiah ke Rp15.582

Nilai tukar rupiah bertengger di Rp15.582 per dolar AS pada Rabu (26/10) pagi. Mata uang Garuda menguat 40 poin atau 0,26 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,24 persen, baht Thailand melemah 0,09 persen, peso Filipina menguat 0,20 persen, won Korea Selatan menguat 0,20 persen, dan yuan China melemah 0,39 persen

Dolar Singapura juga melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong terpantau stagnan pada penutupan perdagangan pagi ini.

Sedangkan, mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,10 persen, poundsterling Inggris melemah 0,23 persen, dan franc Swiss melemah 0,03 persen.

Lalu, dolar Australia melemah 0,06 persen, dan dolar Kanada melemah 0,02 persen.

Analis DCFX Lukman Leong memperkirakan rupiah bakal menguat hari ini di tengah sentimen negatif yang masih tinggi di bursa global. Hal ini dikarenakan imbal hasil obligasi AS yang turun dan diikuti oleh pelemahan dolar.

“Namun penguatan rupiah akan terbatas menjelang rilis data ekonomi penting dan pertemuan bank sentral utama,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp15.550 per dolar AS – Rp15.650 per dolar AS.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Market Bisnis

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *