Rupiah Perkasa di Rp14.345 per Dolar AS Jelang Akhir Pekan

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.345 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Jumat (25/3) pagi. Mata uang Garuda naik 6,5 poin atau 0,05 persen dari perdagangan sebelumnya, yakni Rp14.351 per dolar AS.

Sementara, mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat pagi ini. Tercatat, yen Jepang naik 0,34 persen, dolar Singapura naik 0,05 persen, won Korea Selatan naik 0,03 persen, peso Filipina yang naik 0,16 persen, yuan China naik 0,07 persen, ringgit Malaysia naik 0,04 persen, dan baht Thailand naik 0,20 persen.

Namun, dolar Hong Kong minus 0,01 persen, dan rupee India minus 0,09 persen.

Lalu, mayoritas mata uang maju terlihat perkasa pagi ini. Tercatat, dolar Australia naik 0,04 persen, poundsterling Inggris naik 0,10 persen, dan euro Eropa nai 0,18 persen.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memproyeksikan nilai tukar rupiah berbalik arah melemah karena pasar khawatir inflasi global melonjak. Pasalnya, harga sejumlah komoditas energi meningkat.

“Kemarin, harga minyak mentah berjangka Brent dan WTI terkoreksi, namun masih di atas US$100 per barel dan masih berpeluang naik,” ujar Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Oleh karena itu, rupiah diprediksi bergerak di zona merah. Menurut Ariston, rupiah akan bergerak dalam rentang Rp14.330 per dolar AS hingga Rp14.380 per dolar AS.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Tribun

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *