Dolar Lesu karena Indeks Harga Konsumen AS Tergelincir

Indeks Dolar AS melemah pada akhir perdagangan kemarin. Dolar lesu karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data ekonomi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,31% menjadi 99,9333, dilansir dari Xinhua, Rabu (13/5/2020).

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,0854 dari USD1,0808 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,2280 dari USD1,2329 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik hingga USD0,6492 dari USD0,6483 dolar.

Dolar AS membeli 107,25 yen Jepang, lebih rendah dari 107,76 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9689 franc Swiss dari 0,9728 franc Swiss, dan naik menjadi 1,4040 dolar Kanada dari 1,4023 dolar Kanada.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, Indeks Harga Konsumen (CPI) AS tergelincir 0,8% pada April, penurunan bulanan terbesar sejak Desember 2008. CPI inti yang disebut, ukuran inflasi lain yang diawasi ketat yang menghapus makanan dan energi, turun rekor 0,4% bulan lalu, kata biro.

 

 

 

 

 

Sumber : okezone.com
Gambar : Bisnis Tempo.co

 

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *