Soal Wacana Lima Pergantian Pemain, LIB Tunggu Kepastian FIFA

PT Liga Indonesia Baru ( LIB) menunggu kepastian dari FIFA terkait rencana lima pergantian pemain dalam satu pertandingan. Usulan tersebut rencananya akan diterapkan jika kompetisi sepak bola kembali bergulir setelah pandemi covid-19 berakhir.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, FIFA selaku induk sepak bola dunia mengusulkan lima pergantian pemain guna meminimalisasi kemungkinan cedera. Pasalnya, para pemain diprediksi bakal melakoni jadwal pertandingan yang padat demi menuntaskan sisa laga musim ini.

Dalam usulannya, FIFA mengungkapkan setiap tim berkesempatan untuk melakukan tiga kali pergantian pemain pada babak pertama dan dua kali pada babak kedua atau babak tambahan.

Merespons usulan tersebut, Direktur PT LIB, Sudjarno, mengatakan bahwa pihaknya akan mulai menindaklanjuti jika sudah ada keputusan resmi dari FIFA.

Jika sudah menjadi suatu keharusan, LIB juga mengaku akan berdiskusi dengan PSSI selaku induk sepak bola di Indonesia. “Kalau sudah ada keputusan, kami akan mempelajari dahulu.

Misalnya memang keharusan, tentu kami akan mengikutinya,” ucap Sudjarno, dikutip dari Antara News. “Nanti PSSI yang akan menjabarkannya dalam regulasi,” tutur dia.

Sementara itu, usulan lima pergantian pemain sudah mendapat sambutan baik dari beberapa pelaku sepak bola Tanah Air, salah satunya juru taktik Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago. “Menurut saya, itu hal yang baik,” ujarnya.

Pemain Meludah di Lapangan Saat ini, FIFA masih menunggu persetujuan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional ( IFAB). IFAB merupakan badan yang berwenang mengubah atau memperbarui peraturan pertandingan sepak bola.

Jika usulan yang diajukan FIFA terkait lima pergantian pemain disetujui IFAB, itu bisa diterapkan di liga-liga dunia, seperti Premier League atau Serie A Italia.

“Ketika kompetisi dilanjutkan, kalender pertandingan cenderung akan menjadi padat dengan frekuensi pertandingan yang lebih tinggi dari biasanya, yang bisa dimainkan dalam pekan berurutan,” kata juru bicara FIFA.

“Keselamatan para pemain adalah salah satu prioritas utama FIFA. Salah satu hal yang kami perhatikan dalam hal ini adalah frekuensi pertandingan yang tinggi bisa meningkatkan risiko cedera karena pemain kelebihan beban,” ucap dia.

Sebagai informasi, proposal FIFA terkait lima kali pergantian pemain ini sifatnya hanya sementara dan diharapkan bisa diterapkan pada kompetisi musim ini dan musim berikutnya, serta pertandingan internasional yang dilangsungkan hingga 31 Desember 2021.

 

 

Sumber : kompas.com
Gambar : Warta Kota – Tribunnews.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *