1.100 Personel Gabungan Amankan Aksi Buruh di MK dan Istana

Sebanyak 1.100 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo buruh yang digelar di depan Istana Kepresidenan Jakarta dan Gedung Mahkamah Konstitusi, pada Rabu (9/8) ini.

Aksi demo digelar oleh Partai Buruh dengan tuntutan mendesak pemerintah mencabut UU Cipta Kerja dan menaikkan upah sebesar 15 persen.

“Hari ini personel yang disiapkan ada 1.100 untuk pengamanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi.

Komarudin menyebut berdasarkan surat pemberitahuan diperkirakan jumlah buruh yang akan berdemonstrasi sekitar 3.000 orang.

Dia menjelaskan ruas Jalan Medan Merdeka Barat ditutup dan dialihkan karena aksi ini. Masyarakat diimbau untuk melewati ruas jalan lainnya.

“Kiranya masyarakat bisa menghindari jalur merdeka barat karena ada aktivitas bisa menggunakan Jalan Merdeka Selatan, Timur, dan juga Utara,” ucap dia.

Sementara itu, berdasarkan cuitan akun Twitter @TMCPoldaMetro, petugas telah menutup ruas Jalan Medan Merdeka Barat dan mengalihkan arus lalu lintas.

“08.39 Polri Dit Lantas Polda Metro Jaya melakukan pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung Sapta Pesona. Untuk kendaraan yang akan menuju Jl Medan Merdeka Barat/Harmoni dialihkan sementara melalui Jl Budi Kemuliaan atau Jl Medan Merdeka Selatan,” demikian tulis akun tersebut.

“Wujudkan jaminan sosial JS3H, reforma agraria, kedaulatan pangan, dan RUU PPRT,” tambah Said.

Rencananya, aksi akan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan titik kumpul massa aksi di monumen Tugu Tani Jakarta Pusat.

Demonstrasi ini diklaim akan dihadiri puluhan ribu buruh dari berbagai daerah yakni Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Massa buruh yang telah melakukan long march dari Bandung juga disebut akan bergabung.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Media Indo Pos

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *