Stop Kerugian, Emas Dunia Mulai Cuan!

Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa pagi WIB), menghentikan kerugian selama tiga hari berturut-turut. Penguatan dapat terjadi karena dolar AS melemah dari tertinggi lima minggu di tengah kebuntuan pembicaraan tentang plafon utang AS yang mengancam gagal bayar pemerintah federal.

Mengutip Antara, Selasa, 16 Mei 2023, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak USD2,90 atau 0,14 persen menjadi USD2.022,70 per ons, setelah menyentuh level tertinggi sesi di USD2.027,50 dan terendah di USD2.011,20.

Emas berjangka tergerus sebanyak USD0,70 atau 0,03 persen menjadi USD2.019,80 pada Jumat, 12 Mei, setelah merosot sebanyak USD16,60 atau 0,81 persen menjadi USD2.020,50 pada Kamis, 11 Mei, dan tergelincir sebanyak USD5,80 atau 0,28 persen menjadi USD2.037,10 pada Rabu, 10 Mei.

Indeks dolar yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,3 persen menjadi 102,40, mundur dari tertinggi lima minggu tertekan oleh kebuntuan pembicaraan plafon utang.

Pembicaraan plafon utang kedua antara Gedung Putih dan para pemimpin Kongres direncanakan pada Selasa waktu setempat, dan diperkirakan menemui hambatan. Seorang pemimpin utama Kongres dari Partai Republik memberi isyarat bahwa mereka jauh dari Presiden Joe Biden dalam negosiasi batas utang dan memberikan dukungan untuk emas.

Menghentikan kenaikan suku bunga

Dalam sebuah wawancara di CNBC, Presiden Federal Reserve Bank Atlanta Raphael Bostic mengatakan dia ingin melihat bank sentral menghentikan kenaikan suku bunga yang stabil untuk mengukur kesehatan ekonomi.

“Saya pikir kebijakan yang tepat adalah menunggu dan melihat seberapa banyak ekonomi melambat dari tindakan kebijakan yang telah kami lakukan,” kata Bostic, mencatat penurunan suku bunga tidak dalam perkiraan dasarnya, jika ada, Fed mungkin perlu untuk menaikkan suku bunga lebih banyak.

Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik sebanyak 13,70 sen atau 0,57 persen menjadi USD24,291 per ons. Kemudian platinum untuk pengiriman Juli terangkat sebanyak USD7,70 atau 0,72 persen, menjadi USD1.074,70 per ons.

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Suara.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *