Kenaikan Kasus Covid-19 Asia Tenggara Bayangi Laju IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada perdagangan Kamis (12/8). Kenaikan kasus covid-19 di Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Thailand disebut membayangi laju indeks saham.

Namun, Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan kasus covid-19 di dalam negeri yang mulai melandai bisa membatasi pelemahan.

“IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal, mengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (12/8).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.987-6.037 dan resistance 6.142-6.197.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut pergerakan IHSG masih menunjukkan pola tekanan terbatas akibat minimnya sentimen, serta perlambatan roda perekonomian.

“Sehingga, belum terlihat pemicu yang dapat mendorong kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” ujar William.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.001 dan resistance 6.202.

Adapun saham-saham pilihannya yaitu ITMG, BBCA, JSMR, BBNI, ASII, SMGR, KLBF, dan AKRA.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Selasa (10/8), IHSG melemah ke 6.088 atau turun 39,04 poin atau 0,64 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp13,4 miliar.

 

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : CNN Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *