January Effect Akan Dongkrak Kinerja IHSG Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Selasa (5/1) ini.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut indeks akan ditopang oleh January Effect atau fenomena tahunan yang membuat harga saham naik pada awal tahun.

Meski demikian, penguatan masih akan dibayangi kekhawatiran atas peningkatan kasus covid-19 di Indonesia yang disebabkan libur akhir tahun.

“IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal candlestick membentuk formasi Bullish Engulfing mengindikasikan potensi penguatan jangka pendek,” kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Selasa (5/1).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.870-5.987 dan resistance 6.162-6.220.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga melihat potensi penguatan indeks, didorong oleh fundamental perekonomian dalam negeri.

“Hari ini peluang kenaikan masih terlihat,” ujarnya.

Dengan sentimen itu, ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.921 dan resistance 6.123. Ada pun saham-saham pilihannya yaitu BBCA, BBNI, UNVR, CTRA, AALI, TLKM, AKRA, dan ERAA.

Sementara itu, saham-saham utama Wall Street ditutup melemah. Indeks Dow Jones melempem 1,25 persen ke level 30.223, S&P 500 merah 1,48 persen ke level 3.700, dan Nasdaq Composite terjun 1,47 persen menjadi 12.698.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Bisnis.com

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *