Dolar AS Masih Ditekan Euro

Mata uang dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat di tengah berlanjutnya momentum penguatan euro.

Melansir Xinhua, Selasa, 21 Juli 2020, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,12 persen menjadi 95,8336.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1441 dolar AS dari 1,1436 dolar pada sesi sebelumnya. Sementara pound Inggris naik menjadi 1,2662 dolar dari 1,2565 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7011 dolar AS dari 0,7000 dolar.

Sedangkan dolar AS membeli 107,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,95 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9394 franc Swiss dari 0,9382 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3534 dolar Kanada dari 1,3576 dolar Kanada.

Di sisi lain mata uang euro memperpanjang kenaikan karena para pedagang mengamati pertemuan kunci Uni Eropa (UE).

“Optimisme bahwa para pemimpin Uni Eropa akan menyetujui rincian dana pemulihan Eropa membantu mendorong euro lebih tinggi,” analis di UBS mengatakan dalam catatannya.

KTT khusus Uni Eropa yang bertujuan untuk memutuskan anggaran tujuh tahun ke depan, serta dana pemulihan besar-besaran, belum menemukan jalan keluarnya.

 

 

 

 

 

 

Sumber : medcom.id
Gambar : Warta Ekonomi

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *