Stok Minyak Mentah AS Naik, Harga Minyak Tergelincir

Harga komoditas minyak mentah ditransaksikan melemah pagi ini setelah American Petroleum Institute (API) mengumumkan kenaikan persediaan mingguan minyak mentah AS.

Rabu (11/12/2019), harga minyak mentah kontrak berjangka jenis Brent turun 0,67% ke level US$ 63,91/barel. Senada dengan itu, harga minyak mentah acuan AS, WTI juga terkoreksi 0,57% ke level US$ 58,9/barel.

Kemarin, API mengumumkan stok minyak mentah AS mingguan hingga 6 Desember naik 1,4 juta barel setelah pekan sebelumnya susut 3,72 juta barel.

Dengan peningkatan tersebut maka total persediaan hingga 6 Desember mencapai 447 juta barel. Padahal konsensus pasar memperkirakan persediaan minyak akan susut 2,8 juta barel.

Menurut laporan Energy Information Agency (EIA), Amerika saat ini sedang berada di jalur untuk menjadi negara net eksportir minyak karena lonjakan produksi yang secara dramatis mengurangi ketergantungan dengan minyak asing.

“Harga minyak turun setelah mendekati level tertingginya dalam tiga bulan karena API mengumumkan kenaikan persediaan minyak AS. sementara itu, penerapan tarif baru untuk produk impor China bulan Desember belum jelas” kata Stephen Innes, ahli strategi pasar di AxiTrader melansir Reuters.

Tanggal 15 Desember nanti akan jadi tanggal keramat. Pasalnya di tanggal tersebut produk impor asal China seperti laptop, HP, pakaian hingga mainan senilai US$ 156 miliar akan mulai dikenakan tarif baru sebesar 15%.

 

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com
Gambar : Wartamelayu.com

 

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *