Bek Manchester United Rindukan Mourinho

Bek Manchester United Victor Lindelof mengaku rindu sosok Jose Mourinho sebagai pelatih yang mengorbitkannya ke Liga Inggris.

Mourinho saat ini sedang menganggur usai dipecat dari kursi kepelatihan MU pada akhir 2018 lalu dan digantikan Ole Gunnar Solskjaer. Ia kini menghabiskan waktu sebagai komentator sepak bola di televisi.

Bersama MU, The Special One’ berhasil meraih treble di musim pertamanya sebagai pelatih dengan memenangkan Community Shield, Piala Liga, dan Liga Europa.

Namun, Mourinho dicopot dari jabatannya setelah gagal mengangkat performa Setan Merah pada musim 2018/2019. Posisinya kemudian digantikan Solskjaer yang saat ini masih belum mampu mengangkat martabat Man United.

Kini, pelatih berusia 56 tahun itu sempat dikaitkan oleh sejumlah klub besar Eropa seperti, Juventus, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, yang terbaru adalah Tottenham Hotspur, dan Arsenal.

Meski telah lama ditinggal Mourinho, Lindelof mengaku merindukan sosoknya yang kembali meracik permainan sebagai pelatih.

Lindelof sendiri merupakan pemain andalan Mourinho. Pemain asal Swedia itu menaruh ‘utang budi’ kepada Mourinho yang sudah memboyongnya untuk berseragam MU.

Pemain berusia 25 tahun itu tiba di Old Trafford dari Benfica pada musim kedua Mou menjabat sebagai pelatih di MU. Di tangan Mou, permainan Lindelof secara drastis meningkatkan dan mampu membuat 45 penampilan di bawah manajer asal Portugis tersebut.

“Bagaimanapun ia adalah salah satu pelatih terbaik dunia dan dia seharusnya memiliki pekerjaan di salah satu klub terbesar. Saya merindukannya dalam sepak bola,” kata Lindelof kepada Aftonbladet yang dilansir Sportskeeda.

Bek Manchester United Rindukan Mourinho
“Ia adalah pelatih hebat dan orang hebat yang sangat saya hargai. Dialah yang memberi saya kesempatan di sini, yang membawa saya meraih segalanya,” sambungnya.

Lindelof yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan pemain terbaik Swedia telah membuat 13 penampilan di semua kompetisi, dan membantu Setan Merah melaju ke babak perempat final Piala Liga.

“Saya menghormati dan menghargai semua yang telah dia katakan dan lakukan. Mulai dari memarahi sampai memeluk saya,” ucapnya.

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Suara.com

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *