James Corden Bakal Tinggalkan The Late Late Show Usai 8 Tahun

Pemandu acara James Corden bakal tinggalkan The Late Late Show, program talkshow yang tayang di CBS. Setelah memperpanjang kontrak selama setahun, ia bakal hijrah pada musim panas atau pertengahan 2023.

Corden mengaku begitu bangga akan program yang sudah diasuhnya selama delapan tahun lebih ini. Namun ia berpikir untuk beranjak untuk menyambut peluang-peluang baru ke depan.

“Saya selalu berpikir saya akan melakukannya selama lima tahun dan kemudian pergi dan kemudian saya bertahan. Saya benar-benar telah memikirkannya sejak lama, berpikir apakah mungkin ada satu petualangan lagi,” ujar Corden, seperti dikutip Deadline.

Corden teken kontrak sebagai pembawa acara pada 2014, kemudian kali pertama muncul di layar kaca pada 23 Maret 2015.

Program ini menghidupkan jam tengah malam CBS lalu disusul dengan konten viral lain seperti Carpool Karaoke, Drop The Mic, Spill Your Guts, dan Crosswalk Musical.

Program-program tersebut pun menuai kesuksesan. Laman The Late Late Show di YouTube telah ditonton hampir 10 miliar kali dan memiliki lebih dari 27 juta pelanggan.

Program Carpool Karaoke bersama Adele telah ditonton lebih dari 250 juta kali, sementara bersama One Direction sudah ditonton sekitar 189 juta kali.

Grup asal Korea Selatan, BTS, pun sempat mencicip kebersamaan dengan Corden. Jimin, salah satu member BTS, menyebut Corden dengan panggilan ‘Papa Mochi’.

Melihat prestasinya, tentu bukan hal mudah untuk melepas Corden. Jelang ‘ketok palu’ untuk keputusannya, para petinggi CBS termasuk Presiden dan CEO George Cheeks, Presiden CBS Entertainment Kelly Kahl, SEVP Programming Thom Sherman dan Nick Bernstein, ingin mempertahankan dirinya. Corden pun ditawari untuk kontrak tiga tahun.

“Dalam dua tahun saya di CBS, saya mendapat hak istimewa untuk melihat kejeniusan kreatif James dari dekat dan mengalami kemitraannya yang berharga dengan CBS, baik sebagai pemain maupun produser,” kata Cheeks.

Ada banyak spekulasi termasuk dugaan ia akan kembali ke Inggris, negara asalnya. Namun Corden berkata bahwa dia dan keluarganya “benar-benar tidak tahu jawabannya.”

Setelah sukses jadi pembawa acara, menghadapi pesohor-pesohor dari berbagai latar belakang profesi, sampai jadi bintang film, Corden mengaku masih ingin melakukan banyak hal termasuk menulis.

“Ada beberapa [cerita] yang ingin saya ceritakan. Saya ingin melihat apakah saya mampu melakukannya. Fakta bahwa itu menakutkan adalah alasan untuk melakukannya,” katanya.

Harus diakui, pergi dari The Late Late Show berarti meninggalkan banyak hal. Ia ingat betul saat ia dan tim berjuang di episode awal program.

Membujuk Tom Hanks untuk mau kilas balik kariernya, juga ada penampilan Arnold Schwarzenegger, Billy Crystal, Chris Rock, dan Meryl Streep.

Adrenalin serasa terus dipacu tiap minggu, tiap episode. Pertemuan dengan persona-persona baru dan berbeda.

“Saya akan kehilangan adrenalin dengan berpikir ‘Minggu depan saya akan melompat keluar dari pesawat dengan Tom Cruise atau dalam waktu dua minggu, kita akan berkeliling Gedung Putih dengan mobil bersama Michelle Obama atau bernyanyi. Penny Lane dengan Paul McCartney mengemudi di Penny Lane,” katanya.

“Niat saya adalah mencoba dan keluar dengan cara yang persis sama dengan saat kami masuk, yaitu hanya keluar dengan ‘ledakan.'”

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Grid.ID

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *