Rupiah Terangkat ke Rp14.345 Karena Kasus Covid-19 Menurun

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.345 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Selasa (31/8). Mata uang Garuda menguat 25 poin atau 0,17 persen dari Rp14.370 per dolar AS pada Senin (30/8).

Sementara, mayoritas mata uang di Asia juga bergerak menguat. Tercatat, won Korea Selatan menguat 0,14 persen, ringgit Malaysia menguat 0,85 persen, peso Filipina menguat 0,17 persen, dan yen Jepang menguat 0,05 persen

Lalu, dolar Hong Kong menguat 0,01 persen, dolar Singapura menguat 0,05 persen, dan baht Thailand menguat 0,26 persen.

Mayoritas mata uang utama negara maju menguat dari dolar AS. Franc Swiss menguat 0,04 persen, euro Eropa menguat 0,05 persen, dolar Australia menguat 0,04 persen, dan poundsterling Inggris menguat 0,05 persen.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra memperkirakan rupiah kembali menguat hari ini. Menurutnya, pasar mengapresiasi sikap The Fed yang tak buru-buru menaikkan suku bunga acuan tahun ini.

“Hari ini rupiah berpotensi menguat dengan potensi ke kisaran Rp14.330-Rp14.350 per dolar AS, sementara potensi resistance di kisaran Rp14.400 per dolar AS,” kata Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Ariston menambahkan bahwa pasar juga merespons positif penurunan jumlah penularan covid-19 di dalam negeri. Hal ini membuat aktivitas ekonomi mulai bergerak secara bertahap.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Media Indonesia

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *