Covid-19 India Bikin Kalang Kabut Pasar, Harga Minyak Anjlok!

Kenaikan kasus infeksi Covid-19 di India membuat geger pasar. Prospek permintaan minyak mentah dunia pun suram dibuatnya dan memicu harga terkoreksi pada perdagangan perdana awal pekan.

Senin (3/5/2021) harga minyak mentah mengalami koreksi pada waktu perdagangan Asia. Harga kontrak minyak Brent ambles nyaris 1% ke US$ 66,6/barel dan kontrak West Texas Intermediate (WTI) drop 0,19% ke US$ 63,46/barel.

Kasus Covid-19 di India terus meledak. Sabtu pekan lalu kasus infeksi bertambah lebih dari 400 ribu dalam sehari. Pelaku pasar masih diresahkan oleh kabar yang menyayat hati yang datang dari India. Rumah sakit membludak, tenaga medis kewalahan, pasokan tabung oksigen menipis, dan sebagainya.

Kini datang kabar lainnya yaitu India mulai kehabisan vaksin anti-virus corona. Arvind Kejriwal, Menteri Daerah Khusus Ibu Kota Delhi, menyarankan agar warga tidak datang ke fasilitas vaksinasi karena barangnya memang belum ada.

Hal serupa terjadi di Negara BagianKarnataka. Warga yang semestinyadivaksin akhir pekan ini terpaksa pulang tanpa bekas suntikan di lengan. Warga India dilanda kepanikan. Apotek diserbu, sehingga pasokan obat juga ikut menipis.

“Orang-orang sedang sangat panik. Mereka memborong obat, bahkan obat yang sebenarnya tidak mereka butuhkan,” kata Sanjay Sharma, seorang pemilik apotek di Negara Bagian Uttar Pradesh, seperti diberitakan Reuters.

Pemerintah India pun menetapkan karantina wilayah (lockdown) yang membuat permintaan bahan bakar menurun drastis.

“Secara keseluruhan permintaan bahan bakar turun sekitar 7% dari level sebelum Covid-19 April 2019,” kata A.K. Singh, kepala pemasaran di kilang Bharat Petroleum Corp

“Kami mendekati level sebelum Covid pada Maret tetapi pembatasan baru dan serangan Covid gelombang kedua telah mengurangi permintaan yang setara dengan sekitar 10% dari permintaan Maret untuk mobilitas pribadi dan pergerakan barang-barang industri,” lanjut Singh kepada Reuters.

India merupakan salah satu dari lima negara dengan impor minyak terbesar di dunia. Penurunan mobilitas dan bahan bakar di India akibat lockdown tentu saja membuat prospek minyak menjadi kelabu dan harga pun turun.

 

 

 

 

 

Sumber : cnbcindonesia.com
Gambar : NusantaraNews

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *