Masuk Tren Hijau, IHSG Berpotensi Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (8/4). Namun, penguatan indeks saham akan sangat terbatas.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan indeks saham memasuki area oversold yang mengindikasikan pasar bakal melanjutkan momentum penguatan.

Walaupun demikian, ia menyebut penguatan bersifat sementara dan dalam jangka menengah IHSG masih berada dalam tren bearish.

“IHSG diprediksi menguat. Pergerakan diperkirakan menguat terbatas. Indikator stochastic bergerak membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan potensi penguatan,” ujar Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Kamis (8/4).

Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.961-5.998 dan resistance 6.056-6.077.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memproyeksikan indeks masih bakal betah berada di rentang konsolidasi bila level resisten dapat ditembus.

“IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya,” jelasnya.

Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu BBCA, ICBP, ITMG, EXCL, UNVR, TLKM, dan BBNI.

Pada perdagangan sebelumnya, yakni Rabu (7/4), IHSG menguat ke 6.036 atau naik 33,84 poin atau 0,56 persen.

Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp587,86 miliar.

 

 

 

 

Sumber : cnnindonesia.com
Gambar : Minews ID

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *