Dolar AS Jatuh Tertekan Rebound Sterling

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (8/4/2019) waktu setempat di tengah rebound sterling.

Mengutip Xinhua, Selasa (9/4/2019), sterling menguat terhadap dolar AS karena investor mengamati apakah Perdana Menteri Inggris Theresa May bisa meyakinkan Uni Eropa untuk memberikan perpanjangan lebih lanjut untuk tanggal keluar Inggris dari blok regional.

Euro juga menguat menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada Rabu, yang diharapkan pelaku pasar ada pernyataan dovish. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,35 persen pada 97,0522 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1261 dolar AS dari 1,1218 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3066 dolar AS dari 1,3029 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7126 dolar AS dari 0,7102 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,51 yen Jepang, lebih rendah dari 111,70 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9990 franc Swiss dari 0,9999 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3311 dolar Kanada dari 1,3388 dolar Kanada.

 

 

 

Sumber : inews.id
Gambar : Jawa Pos

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *