Dolar AS Rebound Didukung Pelemahan Poundsterling

Kurs dolar Amerika Serikat (AS) berbalik menguat pada Selasa (29/1/2019) waktu setempat karena pound Inggris memperpanjang kerugian terhadap greenback, setelah amandemen yang ditunggu-tunggu untuk menunda Brexit ditolak oleh parlemen Inggris.

Mengutip Xinhua, Rabu (30/1/2019), investor juga menunggu pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell yang dijadwalkan pada Rabu. Komite Pasar Terbuka Federal bank sentral memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa.

Pasar telah bertaruh pada kemungkinan pelonggaran pengetatan moneter The Fed akhir tahun ini, yang biasanya tidak menguntungkan bagi greenback di pasar valuta asing global.

Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah mendekati mendekati 1,1427 dolar AS dari 1,1427 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3100 dolar AS dari 1,3157 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7148 dolar AS dari 0,7165 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,27 yen Jepang, lebih rendah dari 109,35 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9950 franc Swiss dari 0,9916 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3283 dolar Kanada dari 1,3256 dolar Kanada.

 

 

 

 

 

Sumber : inews.id
Gambar : Okezone Ekonomi

 

 

 

[social_warfare buttons=”Facebook,Pinterest,LinkedIn,Twitter,Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *