Saran Joko Anwar Terkait Film Indonesia yang Pantas ke Oscar

Sutradara Joko Anwar memberi saran pemilihan film Indonesia untuk diajukan sebagai nominasi Oscar 2019 kategori Best Foreign Languange. Satu film yang mewakilkan Indonesia dipilih oleh Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) setelah ditujukan oleh Academy of Motion Pictures Arts and Sciences (AMPAS) selaku penyelenggara Oscar. “(Film yang tepat mewakilkan Indonesia di Oscar adalah film) yang paling berprestasi di festival film internasional.

Film yang paling dapat recognition dari festival film internasional,” kata Joko kepada saat ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/9). Joko menilai film Indonesia yang masuk festival film internasional lebih dikenal ketimbang film yang tidak masuk. Dengan begitu kemungkinan film Indonesia masuk nominasi dan meraih penghargaan Best Foreign Languange lebih besar. Ketua Komite Seleksi Oscar 2019 Christine Hakim sempat mengatakan yang paling penting bagi Indonesia adalah bisa mempelajari sistem yang berlaku di Oscar.

Menurut Christine Hakim film yang biasanya menang Best Foreign Languange adalah film dengan tema sederhana. “Ihwal persoalan rumah tangga, dan bukan (film) yang kolosal,” kata seperti dilansir Antara Juli lalu. Pun Joko Setuju dengan pendapat Christine. Ia juga merasa film dengan tema yang sederhana berpeluang memenangkan Best Foreign Languange. Setiap tahun Oscar memang memberi kesempatan bagi film berbahasa non-Inggris untuk berkompetisi.

Puluhan bahkan ratusan negara mengirimkan satu film perwakilan resmi yang diseleksi menjadi lima nominasi. Setelah itu akan dipilih kembali satu film yang berhak membawa pulang Piala Oscar. Tahun lalu film ‘Turah’ terpilih untuk mewakilkan Indonesia pada kategori Best Foreign Languange. Sayang ‘Turah’ kandas ditengah jalan dan tidak masuk nomonasi Best Foreign Languange.

Indonesia sudah sejak 1987 mendaftarkan film ke Oscar. Saat itu yang menjadi jagoan adalah ‘Nagabonar’, garapan M.T. Risyaf. Film lain yang pernah dikirimkan ke Oscar termasuk ‘Tjoet Nja’ Dhien’, ‘Daun di Atas Bantal’, ‘Ca Bau Kan’, ‘Biola Tak Berdawai’, ‘Gie’, ‘Berbagi Suami’, ‘Denias Senandung di Atas Awan’, ‘Alangkah Lucunya (Negeri Ini)’, ‘Sang Penari’, dan ‘Sang Kiai’. Meski sering mengajukan film, belum ada film Indonesia yang masuk nominasi Best Foreign Languange.

 

 

 

 

Sumber Berita : cnnindonesia.com
Sumber foto : Kompas Lifestyle

 

 

[social_warfare buttons = “Facebook, Pinterest, LinkedIn, Twitter, Total”]

BAGIKAN BERITA INI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *